KONFIGURASI IP ADDRESS DI DEBIAN 10 DENGAN VIRTUALBOX

     1. Langkah pertama, siapkan terlebih dahulu VM Debian 10 kalian.



    2. Pilih VM Debian 10 kalian, lalu klik menu "Settings" seperti pada gambar.


    3. Setelah muncul jendela "Settings", pilih menu "Network" lalu pilih "Adapter 1" dan centang "Enable Network Adapter" dan isikan "Attached to: Host-only Adapter" juga isikan "Name: VirtualBox Host-only Ethernet Adapter" lalu klik OK.


    4. Berikutnya kita Start Debian VM kita seperti pada gambar.


    5. Setelah tampil halaman login, silakan login menggunakan "root" atau bisa juga melalui user biasa yang sudah dimasukkan ke dalam group sudo.


    6. Setelah login, kita buka file network untuk melakukan konfigurasi IP, dengan perintah "nano /etc/network/interfaces".


    7. Berikut adalah tampilan dari file konfigurasi network yang tadi kita buka.


    8. Tambahkan script seperti kotak merah yang ada pada gambar, atau juga jika sudah ada ubah sesuaikan dengan gambar saja.


    9. Lalu simpan dengan klik "CTRL+O" akan muncul seperti tanda kotak merah dibawah.


    10. Untuk simpan gunakan ENTER, lalu exit dengan klik CTRL+X.


    11. Berikutnya restart layanan network dengan menggunakan perintah "/etc/init.d/networking restart" hingga muncul notifikasi OK.


    12. Setelah itu cek apakah ip nya sudah sesuai dengan yang kita konfigurasi diatas.


    13. Berikutnya kita pindah ke Windows lalu klik menu Wifi atau  Komputer, terus pilih Network & Internet Settings.


    14. Berikut nya pilih Change Adapter Options.


    15. Pilih VirtualBox Host-only Ethernet.



    17. Nanti akan muncul jendela Ethernet VirtualBox Host-only, lalu pilih Properties.


    18. Akan muncul jendela baru Ethernet Properties, dan pilih Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4)


    19. Lalu setting seperti pada gambar. Untuk save nya dengan OK.


    20. Terus OK lagi.


    21. Lalu CLOSE.


    22. Lalu cari dan buka CMD.


    23. Lalu lakukan ping dari windows (cmd) ke server (debian)


    24. Lalu lakukan ping dari server (debian) ke windows.








    25. Silakan tonton video berikut, jika masih bingung.


Posting Komentar

0 Komentar